Discussion Page

This is special page which we can discuss about anything related to hydrogeology and any related sciences. I appreciate with anyone that use international language (English) but it’s no problem to use Indonesian Language. You can join in general discussion by submit in comment box below, also in private discussion by send email in alva_the_a@yahoo.co.id

Hot Discussion Topic:

Diskusi tentang eksplorasi emas dan eksploitasi emas (Gold Exploration and Exploitation)

Specific Discussion Topic :

Lapindo Mud Eruption, a Natural Disaster or Human Mistaken

Kepek Beds

Istilah-Istilah dalam Geologi

3D Model of Stratigraphic Modeling

Batuan Sedimen dan Vulkanis

Chromite di Panggung Pelaihari

Geomorfologi Semarang

Hipotesis Bemmelen dan Antiklin Gendol

Methane Hydrates

Metode Pengukuran Longsor di Kalikuning

Resistivity and Soils

Responses and Suggesitions of this Blog

Diskusi tentang Emas

Geolofi Pulau Buton

41 responses to “Discussion Page

  1. I think I will try to recommend this post to my friends and family, cuz it’s really helpful.

  2. Amien N di Bantul.

    Mas Alva mohon dijelaskan istilah-istilah ilmu kebumian sbb: augen schist, alkali basalt, abyssal hill. Autoclastic schist, accidental inclusion, apa bedanya deposition dng sedimentation?,clastic dike, clinopyroxene, metamorphic aureole, orthoconglomerate. Trim’s atas penjelasannya.

  3. novri

    Salam mas,,
    Tolong dijelaskan klasifikasi batukapur serta proses pembentukannya? Apa yang membedakannya dengan batugamping?

  4. novi

    Salam mas,,
    Bagaimana cara yang tepat mengklasifikasikan batukapur serta proses pembentukannya? Uraikan pula tentang klasifikasi batugamping?

  5. LnddMiles

    The best information i have found exactly here. Keep going Thank you

  6. As a Newbie, I am always searching online for articles that can help me. Thank you

  7. Great site…keep up the good work.

  8. Putu

    Dear admin (mas AAn).
    Nice blog.🙂

    Kebetulan di atas ada bicara tentang emas. Yang saya tanyakan tentang emas adalah bagaimana hubungan antara endapan emas dengan zona alterasi dan kecenderungan terdapatnya emas pada zona alterasi apa?

    Secara data geofisika, bagaimana respons data IP dan Magnetik ?

    terima kasih, ini email saya mas ary_superman@yahoo.com
    cherss

  9. Dear Mas Ary,

    Kecenderungan terdapatnya emas terdapat pada zona epithermal atau disebut zona alterasi hidrothermal. Zona alterasi hidrotermal merupakan suatu zona dimana air yang berasal dari magma atau disebut air magmatik bergerak naik kepermukaan bumi. Celah dari hasil aktivitas Gunungapi menyebabkan air magmatik yang bertekanan tinggi naik ke permukaan bumi. Saat air magmatik yang yang berwujud uap mencapai permukaan bumi terjadi kontak dengan air meteorik yang menyebabkan larutan ion tio kompleks, ion sulfida, dan ion klorida yang membawa emas terendapkan. Air meteorik biasanya menempati zona-zona retakan-retakan batuan beku yang mengalami proses alterasi akibat pemanasan oleh air magmatik. Seiring dengan makin bertambahnya endapan dalam retakan-retakan tersebut, semakin lama retakan-retakan tersebut tertutup oleh akumulasi endapan dari logam-logam yang mengandung ion-ion kompleks yang mengandung emas. Zona alterasi yang potensial mengandung emas dapat diidentifikasi dengan melihat lapisan pirit atau tembaga pada suatu reservoar yang tersusun atas batuan intrusif misalnya granit atau diorit.

    Respon emas terhadap IP atau magnetik (magnetotelurik) sangat beragam dan cukup sulit diidentifikasi dimana tidak setiap vein atau retakan bekas hidrotermal mengandung emas. Berdasarkan hasil IP atau magnetotelurik suatu vein dapat diidentifikasi mengandung emas dengan melihat pada nilai true_R atau tahanan sebenarnya yang sangat kecil namun perlu diperhatikan bahwa tidak setiap nilai resistivity yang rendah dari suatu vein dipengaruhi oleh emas karena selain emas juga ikut terendapkan mineral pirit dan tembaga yang juga memiliki nilai tahanan jenis yang rendah.

    Korelasi data IP dan magnetotelurik dengan data geokimia suatu zona alterasi sangat penting dimana melalui data geokimia kita dapat menentukan mineral apakah yang dominan mengontrol rendahnya nilai resistivitas apakah emas, tembaga, atau pirit. Sehingga kita dapat mengetahui mineral apa yang dominan terendapkan pada suatu vein.

    Regards,

    Alva Kurniawan

  10. Putu

    Dear mas alva,

    Paragraf pertama saya ijin sedot and nyimak dulu yah🙂.
    Untuk paragraf 2 dan 3 mungkin saya tak jelasi sedikit yang metodologinya. Nah, untuk eksplorasi emas yang saya gunakan sebagai tugas akhir menggunakan IP frekuensi domain dan Metode GEomagnetik.

    Metode IP frek. domain diinterpretasi dengan membandingkan antara datan resistivity true dengan PFE (Percent Frequency Effect) sedangkan data magnetik disini berperan sebagai penunjuk apakah adanya zona alterasi (ubahan) dan struktur dengan hanya mengoloah hingga pembuatan profil Jarak Vs Gamma.

    Jadi, tugas akhir saya bertujuan memprediksi penyebaran badan bijih (zona mineralisasi) menggunakan metode IP frek domain mas. Dan hasil yang sementara saya dapatkan, kecenderungan resistivitas rendah berasosiasi dengan nilai PFE tinggi > 5% yang saya interpretasikan sebagai zona alterasi argilik.

    Mas, kalo dalam res2dinv ketika kita membuat interval kontur dengan ekstensi *.val apakah nilai itu sudah disamakan maksudnya nilai maks dan min nya tidak terlampau jauh ketika nanti saya eksport data untuk membuat pemodelan 3D pake RW.

    Cuz, saya ada masalah sedikit ketika memuat model 3D di RW, dan ada data 1 lintasan yang mempunyai nilai maks dan min yang cukup jauh, seperti yang pernah mas kasi tau. Ketika ingin menghilangkan resistivtas yang rendah malah data yang diinterpretasikan sebagai batuan candi pada ilang semua. Nah, gimana caranya agar data yang terlampau jauh tadi itu mngikuti alur data di lintasan yang lain?
    apakah datanya kita edit “manipulasi” data🙂
    ehehe….

    cheerss…

  11. Mas Putu,

    Ya benar sekali..metode yang benar2 menarik..namun akan lebih baik lagi jika hasil dari IP di korelasikan dengan borehole data yang ada. Korelasi sangat penting karena proses geolositrik sebenarnya adalah proses perabaan sehingga menghasilkan data tentatif atau outputnya berupa perkiraan saja. Korelasi dengan data bor yang ada dilakukan untuk meminimalisir error yang dihasilkan dari perabaan yang anda lakukan.

    Analisis yang anda lakukan bagus sekali yang memang saya lihat terdapat endapan lempung dengan PFE yang tinggi namun saya juga melihat adanya material dengan resistivitas sangat besar yang juga memiliki PFE yang rendah. Hati-hati dengan adanya water table yang akan menurunkan nilai resistivitas apalagi IP yang anda lakukan menyebrang sungai. Setahu saya seharusnya zona alterasi argilic memiliki nilai resistivitas yang sangat rendah yang diakibatkan adanya ion-ion yang terikat dalam zona alterasi argilic. Berdasarkan Loke (2004), nilai resistivitas dari clay yang pada konteks ini adalah alterasi argilik (illite dan kaolinit) seharusnya memiliki true resistivity yang berkisar antara 1-10 Ohm.m.

    Masalah data tersebut tergantung dari skala yang akan anda pakai untuk menampilkan pseudosection serta tujuan anda melakukan IP. Jika anda melakukan IP untuk skala kecil, masalah penghilangan data dari suatu quadripole yang mengganggu tidak akan menyebabkan perubahan yang berarti bagi sekuen data quadripole anda. Justru terkadang data-data yang mengganggu nuntuk skala kecil dianggap sebagai noise yang harus dihilangkan. Saya yakin tujuan anda adalah IP untuk identifikasi potensi emas bukan untuk cari batu candi kan??:) jadi jika data adanya batu candi mengganggu pseudosection anda lebih baik hilangkan saja.🙂

    Dalam Res2DInv masalah perbedaan data maks dan min dapat tercermin dalam RMS Error yang ada untuk skala pseudosection yang makin besar misalnya ERT dengan AB=40 m maka RMS error haruslah kurang dari 5% namun untuk skala kecil seperti yang anda lakukan RMS error 10% masih dapat ditolerir.

    Harap anda perhatikan bahwa data survey 2D tidak bisa dimasukan dalam 3D analysist RW. Survey yang anda lakukan merupakan survey IP 2D dimana hanya terdapat data AB sebagai sumbu X dan AB/2 sebagai sumbu y nya.Jika anda ingin input data IP dalam rockworks lakukan survey 3D (metode survey dapat dibaca di Electrical Imaging Survey for Environmental and Engineering Studies (Loke, 2004).

    Cheers🙂

  12. Hey very nice blog!!….I’m an instant fan, I have bookmarked you and I’ll be checking back on a regular….See ya 🙂

  13. I usually don’t post on Blogs but ya forced me to, great info.. excellent! … I’ll add a backlink and bookmark your site. 🙂

  14. kempozone

    Im sure many of you are like me and one of the first things you do in the morning is head here and check out the new post. Along with seeing the new posts, I’m also always checking out the blog roll rss feed and watching them grow, or shrink sometimes. In one of my past …but all in all excellent site. Keep it up!

  15. Donnieboy

    Just wanted to drop you a line to say, I enjoy reading your site. I thought about starting a blog myself but don’t have the time.
    Oh well maybe one day…. 🙂

  16. hadi

    salam mas,,
    saya mau tanya tentang tipe emas pongkor? bgaimana proses pembentukannya dan metode eksplorasinya? Bagaimana juga dengan geologi umum gunung pongkor?

  17. andi

    mau tanya mas,,,
    Apa beda antara cebakan dan jebakan dalam ilmu geologi?

  18. Arif

    Hadi,
    ti[e emas pongkor yaitu bertipe endapan urat (epithermal), tetapi tidak pada tipe endapan emas acak (disseminated) seperti yang ditambang oleh Freeport di Papua. untuk metode eksplorasi dapat dilakukan dengan survei geolistrik metode ERT (electrical resistivity tomography) dengan konfigurasi double dipole.

  19. Good dispatch and this post helped me alot in my college assignement. Say thank you you seeking your information.

  20. hey guys im new to alvathea.wordpress.com hope to learn new things from you guys and help out🙂

  21. Adam

    Hello guys,
    I downloaded the program zondres2d from one website.
    And the author has given me a license for a year free. The program works
    good, but no English manual. Maybe someone has.
    So far I have to use google translator.

  22. tomas

    Hi Adam,
    You can use movie for zondres2d from web site.

  23. bayu

    mas sya mau tanya d daerah karang sambung… dari kondisi geologi banyak intrusi pada batuan diabas dan pada uratnya terdapat urat kuarsa… bnyak yg mendulang emas oleh warga lokal.. d hilir sungai loh ulo…. apakah d hulunya terdapat cadangan emas ….?? mohon penjelasannya… trims…

  24. mas alva saya mau tanya bagaimana cara agar mengolah lumpur hasil gelondong tambang emas agar mendapatkan hasil yg maksimal pengolahan lumpur saya menggunakan sianida terimakasih..

  25. albert

    For g171l
    Untuk mengolah emas dgn sianida dibutuhan pengetahuan akan mineral yg mutlak dan secara otamotis diikuti dengan standar peralatan pengolahan dan untuk peralatan tsb biayanya tinggi walaupun dgn skala kecil karena ada beberapa peralatan yg sangat mutlak dibutuhkan tanpa bisa ditoleransi bila menginginkan hasil maksimal. Pengolahan emas membutuhkan banyak pertimbangan dari segi persentase proses untuk mencapai persentase hasil pengolahan. Dan untuk mengetahui kemampuan mempertimbangkan hal ini dibutuhkan pengetahuan akan mineral dan proses. Perlu saya ingatkan bahwa informasi yg banyak beredar saat ini hanya berdasarkan kondisi ideal dan itu membutuhkan peralatan yg ideal dan pengetahuan yg ideal untuk bisa mencapai hasil yg maksimal

  26. Alva

    @ Bayu..memang saya pernah menduga kemungkinan besar terdapat emas didaerah karang sambung cuman saya belum pernah survei secara detil disana jika ada waktu kita bisa check lokasi disana..

  27. gimana cara memisahkan logam emas dengan logam-logam lain yang ada dalam satu partikel atau batu,,,?

  28. Alva

    Bagi yang iningin tahu bagaimana mencari tahu potensi emas, survei, serta eksplorasinya silahkan baca postingan saya yang terbaru di blog ini maupun di http://goldminediscuss.wordpress.com

  29. Ass. dan salam sejahtera sebelumnya saya ingin mengucapkan terima kasih yg sebesar – besarnya untuk artikel dan jurnalnya dan salam kenal sama adminya mas alvathea….saya geos dari trisakti angkt 00, sekarang bekerja untuk pemerintah sebagai geologi tata lingkungan di Dinas ESDM Prov. Bengkulu..saya mau diskusi tentang air tanah hasil pengukuran geolistrik, kira – kira menurut mas apakah konturing dengan mapinfo cukup detail dalam penggambaran penyebaran resistivty ketimbang menggunakan software konturing lainya semisal surver,?? ato ada jenis sofware khusus yng dirancang untuk membuat konturnya??? mohon pencerahanya salam ‘The best u can say Geology’ Wass

    NB: Metode konturing dengan mengukan sistim slaishing (pemotongan ) pada nilai res hasil analisa pada kedalmana yang sama

  30. Guntur

    Tengkyu bgt mas Budi n mas Alva..

  31. Atik

    Selamat pagi Mas Alva,

    Saya kemarin dititipi teman sample pasir dan seperti batu-batuan berwarna agak kehijauan dari pegunungan yang tidak jauh dari Gunung Merapi. Kalau dilihat dibawah cahaya, ada kilau-kilau cahaya. Teman saya menitipkan sample tanah itu untuk dicek apakah mengandung emas. Kira-kira, kemana saya harus membawa sampale tanah tersebut untuk di cek.

    Terima kasih,
    Atik

  32. muhammad

    Halo,mas alva, mas,dalam tanah lempung argilik yang pernah saya lihat ada vein tanah bergaris yang berwarna hijau muda,apakah tanah itu mengandung emas, terima kasih bersedia menjelaskan .

  33. Mat sore mas Alvathea,..salam knal saya deo smith…salam sejahtera! mas saya mau nnya kira-kira 1. cara pengukuran sumur dilapangan untuk menentukan arah aliran air bawah tanah itu gimana ya mas? 2. klo pemetaan dilakukan pada skala peta 1:25.000, kira-kira berapa sumur yg harus kita ukur? 3. cara pembuatan peta arah aliran air bawah tanah itu gmna ya mas… mohon jwbannya mas..terima kasih yg sebesar-besarnya.

  34. ARHAZ mas ALVA mau tanyak >>>>daerah saya rata2 tanah lempung agak hitam dan dekat pinggiran sungai terdapat batuan bulat warna hitam dan lebih berat di banding batu yang lainya pertanyaan saya jenis batu apakah??? apakah batu jenis ini terdapat kandungan for gold ???? sekiat terima kasih

  35. aulia

    selamat siang mas alva….. mau tanya : d kantor sya untuk pengolahan data geolistrik menggunakan software ip2twin itu untuk grafik nya. untuk model penampang nya itu apakah bisa langsung d program ip2twin tersebut?

  36. Rita

    Pak Alva, saya mau numpang minta pencerahan, mohon dibantu..
    yang ingin saya tanyakan, apa saja alat berat yang dibutuhkan untuk tambang emas?

    saya berkenan ingin menghubungi Bapak, kalau bisa saya ingin berkorespondensi dengan anda via email ksajkt@gmail.com atau langsung ke HP saya 082260036805, terimakasih

  37. Mas Alva, saya mau tanya tentang:
    1. tata cara (lankah2) MS (measured section) yang baik & benar
    2. apa yang dimaksud recognize (bagian dari praktikum MS)?
    3. cara mencari lajur batubara

    MUSA, kelas 1
    STM Pembangunan Yogyakarta

    butuh bantuan untuk praktikum tanggal 10 April 2013 besok
    salam kenal n Thx

  38. hartito

    jelaskan secara rinci terjadinya pembentukan emas, dan apa yang membedakan pengambilan data emas menggunakan metode geomagnet dan geolistrik jelaskan

  39. mas alva boleh dikirim skrng

  40. RIZKY PRADITA

    mas alfa,saya mau bertanya. saya kontraktor di bidang pengeboran air tanah, saat ini saya akan mengikuti tender pengeboran air tanah. saya sedikit kebingungan, didalam dokumen lelang dipersyaratkan untuk melampirkan ijazah hydrogeologi, saya sudah cari kemana mana sangat susah sekali mendapatkan ijazah tersebut. pertanyaanya, apa memang ada iajazah hydrogeologi ? terus kira2 bisa diganti gak sama ijazah Geologi ? terimakasih, mohon bantuannya mas🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s